Kegiatan Kultum Bina Mental (KBM) 14 Januari 2026 dengan Tema “Sesudah Kesedihan, Ada Kebahagiaan”

KBM14126

PA_PRINGSEWU—Hakim PA Pringsewu Muhammad Aqwam Thariq SH mengisi Kultum Bina Mental dihadapan jamaah Mushola Al Mahkamah PA Pringsewu, Rabu (14/1/2026). ”Kali ini saya akan bercerita tentang Amul Huzni (Tahun Kesedihan), yang terjadi pada tahun ke-10 kenabian ketika Nabi Muhammad SAW kehilangan dua pelindung utamanya, Khadijah RA dan Abu Thalib, di tengah tekanan kaum Quraisy”. Aqwam mengatakan, sebagai hiburan atas duka mendalam tersebut, Allah SWT meng-Isra Mikraj-kan Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu ke Sidratul Muntaha, di mana beliau menerima perintah salat lima waktu.

Aqwam yang pernah menjadi Klerek di Pengadilan Negeri Watansoppeng ini mengungkapkan, Isra Miraj merupakan Hadiah dan Penghiburan bagi Rasulullah SAW. “Beliau isra (melakukan perjalanan) malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa menggunakan Buraq. Kemudian Nabi SAW naik (miraj) ke langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha, bertemu nabi-nabi terdahulu, dan menjadi Imam shalat para nabi”

Aqwam kemudian menjelaskan, “Rasulullah bertemu Allah SWT secara langsung dan menerima 50 perintah salat saat Baitul Makmur, lalu atas saran Nabi Musa (yang menyarankan agar meminta keringanan karena umatnya tidak akan kuat), Beliau memohon keringanan kepada Allah SWT hingga akhirnya menjadi 5 waktu salat sehari semalam.. dengan pahala tetap setara 50 kali salat. Proses negosiasi ini terjadi beberapa kali hingga mencapai jumlah lima waktu, yang menjadi rahmat (kasih sayang Allah) dan kemudahan bagi umat Islam.

“Hikmah Peristiwa ini adalah cara Allah menghibur Nabi, menegaskan bahwa setelah kesukaran ada kemudahan, sesudah kesedihan, ada kebahagiaan, serta meningkatkan iman umat Islam. MC Joni Herlambang SH menutup acara dengan berpesan agar jamaah musholla Al Mahkamah selalu rajin dan taat untuk menjalankan kewajiban shalat lima waktu dengan tepat waktu, menambahnya dengan shalat sunnah maupun dhuha dan tahajjud. (Rio_AN)

Selesai